Pengertian Digital Marketing #2

Pengertian Digital Marketing #2

Digital berasal dari kata Digitus yang dalam bahasa Yunani dapat diartikan menjadi jari jemari. Seluruh sistem yang ada di dalam komputer sudah pasti menggunakan sistem digital sebagai basis data. Basis data bisa disebut juga sebagai istilah Bit atau juga Binary Digit.

Marketing adalah suatu aktivitas atau kegiatan, serangkaian institusi, dan proses menciptakan, mengkomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelangga, klien, mitra, dan masyarakat umum. (American Marketing Association, “About AMA: Definition of Marketing: 29 Januari 2016)

Jika kita sering melihat sebuah brand, produk atau perusahaan melakukan iklan atau kampanya di dunia online atau juga kita sering melihat perusahaan atau pelaku bisnis UKM yang mempunyai website dan akun sosial media. Maka dapat dipastikan bahwa hal-hal tersebut kita bisa panggil dengan Digital Marketing.

Digital Marketing adalah suatu kegiatan atau usaha untuk melakukan sebuah pemasaran milik brand atau produk atau perusahaan melalui internet atau dunia digital. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menjangkau konsumen atau pun calon konsumen secara cepat, luas, dan tepat waktu tentunya.

Digital Marketing adalah sebuah upaya untuk mempromosikan produk/brand terntentu via media internet. Sebagai contoh cara promosi melalui iklan di Website, Sosial media seperti instagram, twitter, facebook, youtube atau pun media sosial lainnya.

Ada beberapa aturan-aturan umum dalam pemasaran digital atau digital marketing, yaitu :

  1. Menggunakan harga yang kreatif
  2. Mengutamakan tampilan desain agar menarik calon konsumen
  3. Menargetkan satu segmen per kampanye

Langkah langkah yang paling sering dilakukan dalam digital marketing adalah AIDA (Awarness, Interest, Desire, dan Action)

Awarness (Kesadaran)

Dalam dunia digital, pemasaran harus membangun kesadaran bagi konsumen atau calon konsumen dengan memasang iklan terlebih dahulu di media online.

Interest (Ketertarikan)

Ketertarikan pasti muncul setelah terbangun kesadaran terhadap konsumen atau calon konsumen. Melalui sistem online, konsumen atau calon konsumen mencari informasi tentang produk kita melalui search engine atau mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing, dll dan juga bisa melalui sosial media seperti facebook, instagram, twitter, dll. Melalui sistem offline, konsumen atau calon konsumen mencari tahu informasi produk kita dengan mendatangi pasar, mall atau bertanya ke kerabat atau teman.

Desire (Keinginan)

Keinginan untuk mencoba atau membeli produk kita muncul pada konsumen setelah mereka sebelumnya memiliki ketertarikan pada produk kita.

Action (Tindakan)

Ini adalah bagian terakhir sebagai titik penentuan di pihak konsumen atau calon konsumen terhadap produk kita, apakah dia akan membeli atau tidak.

Kesimpulan :

Marketplace atau pasar digital adalah tempat terjadinya komunikasi dua arah. Untuk memperoleh komunikasi dua arah tersebut maka merk atau brand harus melakukan positioning terlebih dahulu. Positioning dapat dilakukan melalui berbagai macam media, yaitu forum, blog, website, dan yang paling efektif karena dapat berkomunikasi secara langsung dengan konsumen adalah melalui media sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hai, ada yang bisa kami bantu?