Perencanaan Teknik Closing

Perencanaan Teknik Closing

Teknik closing tentu saja memiliki peran yang sangat sangat penting dalam proses penjualan. Bagaimana tidak, peran teknik closing sangat vital karena memang closing lah yang akan menjadi titik penentu apakah terjual atau tidaknya produk yang kita tawarkan.

Karena itu lah mengapa seorang penjual terkhusus bagi kita para penjual online, wajib dan harus menguasai teknik closing.

Seberapa penting sih teknik closing itu ? Pasti beberapa dari kita sering menanyakan pertanyaan tersebut. Jawabanya yaitu PENTING PAKE BANGET. Kita akan merasakan perbedaanya setelah kita menerapkan teknik closing. Penjualan pasti akan meningkat dan konsumen pun akan bertambah semakin banyak. Itulah tujuan utama dari closing. Agar dari promosi yang kita lakukan bisa meningkatkan konversi penjualan.

Misal, jika sebelumnya kita menawarkan produk ke 500 orang dan hanya terjual 50 orang saja. Maka dengan teknik closing yang tepat, kita bisa menjual paling tidak 300 sampai 400 produk kepada konsumen. Keren bukan ?

Perencanaan Yang Matang

Dalam proses jualan itu sudah pasti kita perlu perencanaan atau planning yang matang. Jika diawali dengan perencanaan yang matang maka resiko kita gagal bisa diminimalisir. Perencanaan atau planning ini bisa berupa riset produk, riset target market, hingga kita bisa memperkiraan untung atau rugi. Agar kita dapat melakukan perencanaan atau planning yang matang, maka kita harus bisa menjawab 2 pertanyaan dibawah ini :

  1. Kenapa Orang Lain Harus Membeli Produk Kita

Satu dari sekian banyak cara efektif supaya orang mau membeli produk kita adalah dengan memberikan kelebihan. Dengan membuat produk kita mempunyai kelebihan ekstra dibanding produk yang sejenis, maka calon konsumen punya alasan yang kuat untuk membeli produk kita. Contohnya pengiriman satu hari sampai, lebih banyak varian rasa atau warna, tanpa bahan pengawet, dan sebagainya.

  1. Apa alasan mereka harus membeli produk kita sekarang

Dalam setiap penawaran, kita pasti sering dihadapkan dengan banyaknya penawaran tapi tidak semua penawaran itu berakhir closing. Terasa sangan menyenangkan sekali jika setiap penawaran berakhir closing, tapi tidak semudah itu ferguso. Pasti ada beberapa calon konsumen yang menunda atau bahkan tidak jadi dalam membeli produk kita, contohnya adalah mereka masih ragu dengan kualitas produk kita, atau belum ada uang, tidak percaya dengan penjualnya dan sebagainya. Maka dari itu, agar mendapatkan kepercayaan dari calon konsumen ada beberapa strategi yang bisa diterapkan dalam penawaran, yaitu penawaran terbatas. Contohnya :

  • Promo hanya berlaku 24 jam dari sekarang
  • Diskon khusus hari ini
  • Stok terbatas, siapa cepat dia dapat

Saatnya Closing

Closing itu pasti ada waktunya, jangan sampai orang baru bertanya tentang produk kita, langsung kita suruh beli atau transfer. Bisa dipastikan cara ini tidak akan efektif. Maka dari itu kita harus paham seperti apa konsumen yang benar-benar siap untuk closing dan kapan waktu yang tepat untuk melakukannya. Secara singkat, ciri konsumen yang siap untuk di closing adalah konsumen yang mulai antusias dan banyak bertanya. Maka itu lah waktu yang tepat untuk closing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hai, ada yang bisa kami bantu?