5 Panduan Wajib agar Reseller Anda Tidak Kabur!

5 Panduan Wajib agar Reseller Anda Tidak Kabur!

Bisnis anda sedang berkembang, lalu anda memulai merekrut reseller. Beberapa bulan berjalan lancar, tetapi setelah itu kembali mandek. Ternyata setelah ditelusuri, banyak reseller yang tidak produktif (jarang promosi/berjualan) dan banyak juga reseller yang pindah ke kompetitor.

Hal tersebut merupakan sesuatu yang lumrah. Secara logika: kalau disebelah (kompetitor) saya bisa dapat lebih, kenapa saya masih disini?

Karena itu saya akan membagikan kepada anda 5 panduan agar reseller anda loyal. Panduan ini tidak bersifat baku, 5 panduan ini bisa berubah-ubah dalam teknisnya sesuai kebutuhan bisnis atau usaha anda.

  1. Jadikan Partner Berbisnis

Bisa dikatakan reseller adalah bagian dari tim marketing anda, namun sebaiknya anda tidak menempatkan diri sebagai bos dimata reseller. Anda perlu menjadikan reseller partner berbisnis. Kerjasama anda dengan reseller adalah hubungan mutualisme. Reseller akan berkontribusi terhadap kemajuan bisnis anda, begitu juga bisnis anda akan menguntungkan bagi reseller. Anda bisa memberikan tips ketika reseller mengalami kendala dalam pemasaran.

  1. Pastikan Kualitas Produk Anda

Seringkali reseller memposisikan diri sebagai konsumen saat mencari suplier. Reseller akan melihat kualitas produk, harga dan pelayanan dari suplier. Jika kualitas produk anda baik dengan harga sepadan dan kualitas pelayanan yang menyenangkan, peluang untuk mendapatkan reseller yang potensial juga semakin besar.

Reseller adalah jembatan antara anda dengan konsumen. Produk dan pelayanan berkualitas akan membuat konsumen puas, hal ini akan berpengaruh dengan baik ke reseller. Sebaliknya jika kualitas produk anda tidak stabil, protes dari konsumen akan disampaikan melalui reseller. Jika hal tersebut berlangsung terus menerus reseller akan tidak percaya pada anda dan akhirnya memutuskan kerjasama.

  1. Berikan Apresiasi dan Terbuka kepada Reseller

Setelah reseller berhasil menjual produk anda hingga mencapai atau melebihi target, maka giliran anda memberikan timbal balik kepada mereka berupa apresiasi.  Potongan harga adalah salah satu bentuk apresiasi. Jadi jangan pelit karena ingin keuntungan yang besar. Apresiasi dengan bentuk yang lain, seperti hadiah, bonus, dan layanan khusus untuk reseller Anda yang memiliki pencapaian yang baik.

Sementara itu keterbukaan antara pemilik usaha dan tim penjualannya sangat penting. Hal tersebut bisa menumbuhkan kepercayaan antara Anda dengan mereka. Bisa menambah kedekatan dan bisa menghindarkan kekecewaan sepihak.

  1. Memanusiakan Tim yang Anda Miliki

Hati-hati ketika Anda punya tim penjualan dan ada target yang harus dicapai. Ingat jika reseller Anda adalah manusia, mereka bukan “mesin pencetak omzet”. Mereka punya keinginan ketika mereka bergabung dengan Anda. Ada yang mereka ingin capai.

Tugas Anda adalah membantu mereka mencapainya dan tentu saja kita akan terbantu. Berinteraksi dengan mereka, bahas hal lain selain jualan, omzet, target dan sebagainya. Ingat sesuatu tentang mereka, pencapaian, kebiasaan dan lainnya. Layani dan bimbingan mereka dengan cara yang sesuai kebutuhan mereka.

  1. Kenali Calon Reseller Anda

Anda perlu mengenali calon reseller anda sebelum memutuskan untuk bekerjasama dengannya. Anda bisa meminta identitas dari calon reseller. Data ini akan anda perlukan jika suatu hari terjadi sesuatu yang buruk dan merugikan bisnis anda. Anda bisa menanyakan kegiatan bisnis yang dilakukan calon reseller sebelumnya. Anda juga perlu memastikan bahwa reseller anda melek teknologi. Hal ini penting karena calon reseller anda akan memasarkan produk yang anda buat.

 

Setelah anda selesai membaca sampai bawah, pahami kembali agar bisa dengan mudah anda praktekan kedepanya di bisnis anda.

Bagi anda yang ingin serius dan ingin mendalami lebih lanjut materi rekrut reseller, anda bisa bergabung di www.kelas.seomuda.id/rekrutreseller

Terdapat banyak materi mulai dari whatsapp marketing rekrut reseller, facebook marketing, instagram marketing, dll. yang bisa kamu pelajari untuk melakukan program reseller pada bisnis kamu. Lalu apabila kamu masih bingung mengenai materinya atau ingin berdiskusi lebih lanjut, terdapat support group yang siap membantu kamu.

3 Jurus Jitu dalam Merekrut Reseller! (Pebisnis Wajib Baca)

3 Jurus Jitu dalam Merekrut Reseller! (Pebisnis Wajib Baca)

Dalam berjualan, terdapat banyak metode dalam menjual produk kita. Tetapi yang paling banyak digunakan ialah teknik ritel, teknik cari agen/distributor, dan teknik rekrut reseller. Ada yang menerapkan salah satunya, ada juga yang menerapkan ketiganya sekaligus.

Banyak bisnis di sekitar kita yang telah berkembang pesat melalui metode rekrut reseller. Sebab dengan metode ini, kamu sebagai pebisnis hanya perlu mencari orang yang ingin menjual produk kamu. Dengan begitu, produk kamu akan memiliki jangkauan yang sangat luas dan dikenal masyarakat.

Mengapa reseller menjadi strategi yang ampuh untuk meningkatkan penjualan? karena pada dasarnya pengusaha dan UKM yang memiliki budget kecil tidak bisa untuk mengiklankan produknya, sehingga teknik yg bisa dilakukan adalah membangun dan membina tim penjualan.

 

Lalu bagaimana sih bisa punya reseller yang banyak?

Bagaimana caranya merekrut reseller?

Bagaimana step by stepnya?

 

Berikut saya berikan beberapa rahasia agar kamu dapat merekrut reseller dengan baik:

  1. TAHAP SEBELUM REKRUT RESELLER

Sebelum kamu rekrut reseller, ada beberapa hal yang harus kamu lakukan terlebih dahulu. Sebab, kalau kamu langsung mempromosikan open reseller tetapi konsepnya belum matang dan chanelnya sedikit, maka open reseller yang kamu lakukan tidak akan bertahan lama. Karena itu, lakukan langkah-langkah dibawah ini.

  • BUAT LIST KEUNTUNGAN JOIN RESELLER

Orang mau join jadi reseller kamu karena ada kelebihan atau keuntungan. Nah disini kamu perlu membuat list keuntungan jika join jadi reseller. Misalnya komisi produk tinggi, produknya mudah dijual, tidak perlu stok barang, repeat order tinggi, dibimbing jualan hingga bisa, barang tahan lama, dll. Intinya perlu dibuat list apa-apa saja keuntungan jadi reseller kamu.

  • DESKRIPSI JELAS TENTANG PROGRAM RESELLER.

Saat kamu akan mempromosikan program reseller kamu, pastikan kamu memberikan deskripsi yang jelas tentang program resellernya. Misalnya kamu perlu info berjualan apa, kelebihannya apa, biaya registnya berapa, periode pembukaan resellernya kapan.

  • BUAT POSTER / BC REKRUTMEN

Setelah keuntungan jadi reseller sudah kamu buat, Langkah berikutnya adalah mulai menyiapkan materi promo rekrutmen. Materi ini berisi tentang peluang bisnis menjadi Reseller Kamu. Nah keuntungan dari list yang Kamu buat tadi WAJIB dimasukan ke materi ini. Materi rekrutmen ini bisa dalam bentuk poster maupun BC.

 

  1. FASE REKRUT RESELLER

Setelah kamu mematangkan konsep dalam merekrut reseller, maka sekarang saatnya kamu mempromosikan dan mulai merekrut reseller.

  • REKRUT PELANGGAN

Langkah yang bisa kamu lakukan ialah merekrut reseller dari pelanggan Kamu. Maksudnya bagaimana? Begini maksudnya, Kamu menawarkan pelanggan untuk menjadi reseller produk kamu. Teknik ini ampuh lho untuk meningkatkan penjualan. Sebab pelanggan kita adalah orang yang sudah pernah merasakan produk sehingga ketika menjadi reseller, dia akan lebih mudah menceritakan kelebihan produk yang dijual.

  • PERBESAR KOLAM PROSPEK UNTUK REKRUT RESELLER

Pola ini sebenarnya sangat sederhana. Kuncinya adalah mulai membangun kolam prospek sebanyak-banyaknya, kemudian rekrut menjadi pasukan reseller kamu.

Semakin besar kolam prospek kamu, maka semakin besar potensi calon reseller yang akan bergabung dengan kamu.

Sederhana, kan? Jadi, rahasianya adalah di kolam prospek yang besar

Rahasia banyak pebisnis bisa punya ribuan reseller, karena awalnya saya rutin membangun kolam prospek. Konsisten membangun kolam prospek di Facebook, Whastapp, hingga BBM dilakukan itu dengan konsisten. Baru setelah kolam prospeknya besar, tahap berikutnya diberikan edukasi seputar bisnis yang kemudian rekrut menjadi reseller.

  • SEBAR INFO REKRUTMEN DI MEDIA SOSIAL

Pada tahap ini kamu mulai menyebarkan informasi rekrutmen reseller di media social. Kamu bisa menggunakan facebook pribadi, Instagram, BBM, blusukan di WA grup pebisnis dan banyak lagi. Gunakan media social untuk menyebarkan info peluang bisnis kamu. Intinya menyebarkan informasi rekrutmen ke media yang lebih luas.

Berikutnya coba kamu buat target similasi agar bisa merekrut 100 reseller pertama Kamu. Saya sudah coba buat simulasinya sebagai berikut.

 

Dari pelanggan yang kita tawarkan  (20 reseller)

Dari teman yang kita kenal  (25 reseller)

Dari facebook pribadi  (20 reseller)

Dari facebook grup promosi (10 reseller)

Dari Instagram (10 reseller)

Dari WA, BBM Broadcast  (15 reseller)

 

Dari simulasi diatas Kamu bisa membuat target 100 reseller pertama kamu ingin diperoleh dari mana saja. Kuncinya bukan di angka 100 nya, tapi mulai buat target dan mulai serius untuk merekrut.

 

  1. SETELAH REKRUT RESELLER

Pada tahap ini yang paling penting untuk diketahui ialah bagaimana agar reseller kita produktif dan loyal terhadap kita. Sebab masih lebih bagus hanya memiliki 50 reseller produktif dan loyal dibandingkan 500 reseller yang pasif (jarang promosi) dan malah mengambil member reseller kamu.

  • BINA SECARA RUTIN TIM RESELLER

Pengalaman saya dalam membangun tim reseller itu seperti ini. Reseller yang sudah direkrut dan dimasukkan ke dalam suatu grup baru akan bersemangat berjualan ketika sudah diberi pembinaan.

Konsep pembinaan ini sebenarnya sederhana. Jika Kamu tidak punya budget besar, Kamu tidak perlu adakan pembinaan dan pelatihan offline. Lakukan saja pembinaan dan pelatihan secara online. Saya pun hanya melakukan pembinaan secara online dan sesekali di offline.

Berikut penerapan yang bisa dilakukan:

– Kamu bisa membina reseller secara rutin minimal 2x seminggu

– Sharing pembinaan bisa dilakukan melalui kulwa (kuliah Whatsapp)

– Materi bisa menggunakan materi buku ini atau buku-buku bisnis yang lain

– Lakukan secara rutin dan bangun interaksi dengan reseller Kamu

– Bangun kedekatan dengan reseller kamu, salah satunya adalah dengan memberikan pembinaan secara rutin dan materi-materi bermanfaat.

 

  • MEMBERIKAN BONUS & REWARD

Pada dasarnya agen penjualan tertarik jika diberikan bonus tambahan. Begitu pula dengan reseller kamu. Bonus tambahan ini maksudnya bonus di luar komisi umum.

Kita saja kalau diberi BONUS pasti tertarik. Iya, kan? Apalagi jika diberi BONUS tambahan, pasti semakin tertarik. Nah, teknik ini bisa dilakukan untuk meningkatkan penjualan Kamu dengan cara mendorong reseller untuk bisa tembus target tertentu untuk mendapatkan bonus dan reward. Teknik ini tidak sulit untuk dilakukan, intinya adalah memberikan bonus bagi reseller yang bisa mencapai target tertentu.

Berikut penerapan yang bisa dilakukan:

– Hadiah bonus bisa diberikan misalnya untuk 5 reseller dengan omzet penjualan tertinggi selama 1 bulan

– Pastikan bonus tersebut menarik sehingga mendorong agen untuk mencapai target

– Dalam periode bulan tertentu, Kamu dapat menentukan program reward bonus untuk reseller

– Tentukan hadiah bonus yang akan diberikan

– Publikasikan ke tim reseller tentang program ini

Ketiga tahapan diatas bisa berhasil dalam bisnis kamu selama kamu konsisten dan serius dalam melaksanakan program rekrut reseller. Jika kamu memang memerlukan reseller, maka langsung praktekan ilmu-ilmu yang telah dibagikan diatas.

Bagi kamu yang ingin serius dan ingin mendalami lebih lanjut materi rekrut reseller, kamu bisa bergabung di www.kelas.seomuda.id/rekrutreseller

Terdapat banyak materi mulai dari dasar, menengah, hingga lanjutan yang bisa kamu pelajari untuk melakukan program reseller pada bisnis kamu. Lalu apabila kamu masih bingung mengenai materinya atau ingin berdiskusi lebih lanjut, terdapat support group yang siap membantu kamu.

Banyak Trafik di Landing Page tapi Miskin Konversi? Simak Berikut! (Part 2)

Banyak Trafik di Landing Page tapi Miskin Konversi? Simak Berikut! (Part 2)

Setelah membahas lima hal pertama dalam membuat LP (Landing Page) yang konversi, sekarang saya akan membagikan 4 hal lain yang tidak kalah penting agar LP yang telah susah-susah anda buat dapat memiliki konversi yang tinggi.

Simak keempat tips berikut ini:

  1. Headline Efektif

Copywriting headline yang anda tulis harus bisa memikat pengunjung LP anda. Logikanya ialah: Iklan-iklan anda harus bisa melambaikan seperti ‘tangan’ di wajah pengunjung dan mengalihkan perhatian mereka dari apa pun yang mereka lakukan sehingga mendapatkan perhatian dari pengunjung situs anda.

Anda hanya perlu meyakinkan pengunjung situs anda untuk menarik kursi mereka dan tinggal sebentar. Orang-orang yang datang ke situs Anda akan memutuskan dalam sepersekian detik jika mereka ingin keluar dari suatu situs.

Cara utama agar mereka nyaman mengunjungi LP anda adalah dengan seolah-olah berbicara dengan mereka dalam gaya bahasa yang biasa mereka gunakan sehari-hari. Luapkan masalah yang mereka hadapi dan ungkapkan bahwa produk yang anda tawarkan adalah solusi yang tepat untuk mereka.

Jadi, ketika Anda akan membuat headline LP atau situs web, pilihlah yang menyampaikan maksud yang jelas sejelas-jelasnya. Pastikan juga headline menonjol secara visual, bahkan lebih dari logo / nama situs.

  1. Simpel dan Jelas

Sebuah LP akan efektif dalam mengkonversi jika berhasil mendorong ketertarikan pengunjung untuk lanjut mengamati landing page dibanding sekadar melihat lalu melengos kabur.

Ketertarikan yang timbul umumnya dihasilkan oleh landing page yang bisa menjelaskan inti informasi dengan kata-kata sangat minimalis tapi bisa membuat pengunjung langsung tertarik dan bagusnya lagi, tergoda.

Gunakanlah headline yang pantas dilirik orang, yang sedari awal mampu memberikan gambaran ke pengunjung akan apa yang dapat mereka harapkan dari seluruh landing page kita. Sampaikan informasi dengan bahasa yang jelas, tidak ambigu, namun tetap kreatif. Hindari bahasa klise apalagi yang superlatif (berlebihan).

Lalu sertakan informasi benefit ditampilkan sebanyak 3-5 poin dalam bentuk list, dengan poin paling menarik sebagai subheadline, dan 2-4 poin lainnya dijelaskan dalam satu kalimat singkat setiap poinnya.

  1. Cantumkan Media Sosial

Di era perkembangan jejaring sosial yang cepat, semua orang bisa sepakat bahwa memiliki kehadiran media sosial cukup penting. Dan memiliki media sosial Anda terintegrasi dengan halaman arahan Anda adalah cara yang bagus untuk memberdayakan bisnis Anda.

Integrasi media sosial adalah salah satu keunggulan Bisnis. Apa sebenarnya artinya? Integrasi media sosial meliputi:

Tambahkan tombol yang memungkinkan pengguna untuk melihat sosial media bisnis anda dan membagikanya kepada teman mereka dengan mudah. Hal ini akan menjadi salah satu track record bisnis anda dan meningkatkan kepercayaan kredibilitas dari bisnis anda. Jadi jangan sampai lupa tambahkan tombol Facebook, Twitter, Instagram, dll. jika ada.

  1. Sertakan Testimoni

Karena internet termasuk media yang high risk, maka landing page yang terbukti kredibel sangat efektif meningkatkan konversi.

Bangun kredibilitas dan kepercayaan tersebut dengan tampilan yang berkelas, menyematkan testimoni pengguna hingga menampilkan trust symbol sederhana yang terbukti bisa menaikan konversi hingga 42%.

Setelah anda selesai membaca sampai bawah, pahami kembali agar bisa dengan mudah anda praktekan kedepanya pada LP atau situs bisnis anda.

Bagi anda yang ingin serius dan ingin mendalami lebih lanjut materi landing page, anda bisa bergabung di www.kelas.seomuda.id/landingpage

Dengan bergabung sebagai member di kelas landing page, dapat dipastikan dalam 30 hari setelah join landing page anda akan banyak mengkonversi pengunjung untuk membeli produk atau jasa yang anda tawarkan.

Banyak Trafik di Landing Page tapi Miskin Konversi? Simak Berikut! (Part 1)

Banyak Trafik di Landing Page tapi Miskin Konversi? Simak Berikut! (Part 1)

Marketing Anda sudah siap, tinggal eksekusi. Lalu Anda telah membayar iklan pencarian dan menghasilkan trafik organik yang bagus, iklan Facebook Anda berfungsi, dan Anda mendapatkan trafik yang berlimpah ruah. Semua terlihat sempurna, tetapi ada satu hal yang kurang.

Orang-orang mengunjungi landing page (LP) Anda, tetapi karena suatu alasan, sedikit atau bahkan tidak ada yang membeli produk yang anda tawarkan. Apakah anda akan menyerah begitu saja dan menganggap kalau marketing anda gagal?

Belum tentu. Bisa jadi permasalahan tersebut terletak pada LP anda. Jika Anda tidak memiliki LP yang baik, itu seperti pergi memancing tanpa jaring: Anda mungkin mendaratkan yang besar di kail Anda, tetapi Anda tidak akan bisa menyeretnya ke dalam kapal .

Simak 5 tips agar dapat meningkatkan konversi di LP anda.

 

  1. Tingkatkan Kecepatan Pemuatan Halaman Pendaratan Anda

Sebuah riset menemukan berapa lama seseorang berkunjung ke satu situs sebelum berpindah ke situs lainya. Kira-kira anda tau berapa lama? Sangat singkat!

3 detik!

Ya, cuma 3 detik. Kalau LP anda tidak memberikan kesan yang bagus pada 3 detik di awal, maka kemungkinan besar anda tidak akan mendapatkan konversi.

Lebih masalah lagi kalau LP anda lama loading, sehingga orang tidak akan melihat sama sekali isi konten dan meninggalkan halaman. Selama-lamanya.

Agar hal itu tidak terjadi, Anda dapat:

  • Pastikan halaman arahan Anda mencakup jumlah minimum elemen berat dan grafik.
  • Periksa waktu pemuatan dan berat halaman dengan bantuan layanan khusus.
  • Edit lebar dan tinggi gambar di editor grafis.
  • Kompres gambar sebelum mengunggah ke suatu halaman.

 

  1. Struktur yang Mengalir dan Jelas

Struktur halaman arahan Anda sangat penting. Menempatkan elemen halaman dalam urutan yang ‘mengalir’ akan membantu agar pengunjung bergerak lebih dalam ke halaman, dan pada akhirnya akan melakukan sesuai CTA anda.

Selain menggunakan foto yang cerah, Anda juga dapat menggunakan panah, mengarahkan mata pengunjung ke arah yang Anda inginkan.

Biasanya, halaman arahan ditata seperti ini:

  • Headline yang menarik
  • Gambar atau foto yang relevan atau menarik
  • Formulir kontak
  • Benefit produk atau layanan
  • Fitur produk atau layanan
  • Testimoni, faq

LP yang terstruktur dengan baik meningkatkan tingkat konversi secara signifikan. Namun, jika Anda tidak memahami audiens Anda, atau jika Anda tidak jelas tentang apa yang Anda ingin pengunjung lakukan, maka akan sulit untuk mengatur struktur dan konten untuk LP anda.

  1. Call To Action yang Jelas

Call To Action (CTA) adalah apa yang Anda ingin pengunjung lakukan: Beli Sekarang. Daftar. Cobalah. Hubungi kami. Lihat Video Kami.

Apa pun yang Anda putuskan akan memindahkan orang lebih jauh di sepanjang corong konversi Anda. Itulah yang seharusnya Anda tanyakan kepada mereka, dengan jelas dan menggoda, untuk dilakukan. Jangan mengalihkan perhatian mereka dengan banyak permintaan lainnya. Halaman terbaik hanya menonjolkan satu CTA.

  • Pertimbangan untuk strategi

Ini adalah area yang sangat kuat (dan mudah) untuk diuji. Jadi uji warna, ukuran, dan penempatan tombol. Uji salinan yang relatif tidak sopan (“Dukung Alasan Kami”) terhadap salinan yang lebih menuntut (“Donasikan Sekarang”).

  • Pertimbangan untuk desain

Pastikan CTA ditampilkan setidaknya sekali dalam tombol yang terlihat berbeda secara visual, terpusat, dan tampak kancing. Jangan membuat orang menebak apa yang harus mereka klik.

Gunakan isyarat visual, seperti panah atau gambar orang yang melihat tombol, untuk menarik perhatian.

Jika Anda memiliki CTA lain di halaman tersebut, jangan menekankan mereka secara visual dibandingkan dengan CTA primer.

Jika Anda memiliki konten di bawah flip, ulangi CTA. Selalu membuatnya mudah dan menarik bagi pengunjung untuk mengambil tindakan yang diinginkan.

 

  1. Fokus Pada Satu CTA

Penelitian telah menunjukkan bahwa semakin banyak pilihan yang Anda tawarkan kepada orang pada situs anda, semakin lama mereka mengambil keputusan . Jadi semakin jelas dan sederhana dalam membuat LP, semakin besar kemungkinan Anda membuat seseorang mengambil tindakan yang Anda inginkan.

Apakah Anda benar-benar membutuhkan bilah navigasi itu? Lepaskan atau perkecil secara visual, dan jika tidak hilangkan hal-hal yang dapat diklik yang bukan CTA Anda.

Apakah Anda benar-benar perlu berbicara tentang filosofi perusahaan Anda? Pindahkan ke bagian “Tentang” dan batasi konten yang tidak bertujuan memindahkan orang ke saluran.

Apakah Anda benar-benar perlu mengumpulkan semua informasi itu? Jika Anda punya formulir di halaman Anda, buatlah singkat. Studi demi studi menunjukkan bahwa lebih banyak bidang = respons yang lebih rendah.

  1. Konten yang Konsisten

Landing page yang efektif berkonten konsisten dengan instrumen digital marketing lainnya (banner, website, social media, dan lainnya). Info yang berbeda antar-instrumen menjadikan pengunjung bingung.

Pastikan pengunjung tahu bahwa mereka tidak salah tempat “mendarat”. Jaga konsistensi dengan mengulang keywords dan slogan yang sama dalam setiap instrumen. Gunakan tone serta gaya bahasa yang juga senada.

Setelah anda selesai membaca sampai bawah, pahami kembali agar bisa dengan mudah anda praktekan kedepanya pada LP atau situs bisnis anda.

Bagi anda yang ingin serius dan ingin mendalami lebih lanjut materi landing page, anda bisa bergabung di www.kelas.seomuda.id/landingpage

Dengan bergabung sebagai member di kelas landing page, dapat dipastikan dalam 30 hari setelah join landing page anda akan banyak mengkonversi pengunjung untuk membeli produk atau jasa yang anda tawarkan.

 

7 Panduan Mutakhir Instagram Marketing untuk Bisnis Anda

7 Panduan Mutakhir Instagram Marketing untuk Bisnis Anda

Instagram dikenal sebagai sosial medianya anak muda dan keberadaanya menjadi ladang bagi Anda para pebisnis online. Sebab apabila kita cermati, sekilas tampilan profil akun mirip dengan akun toko online: ada bio untuk masukkan deskripsi toko, ada link untuk masukkan url, ada highlight untuk menginfokan promosi atau yang lain, dan koleksi foto-foto yang bisa Anda jadikan katalog.

Banyak fitur lainya yang dapat membantu Anda dalam memaksimalkan fungsi instagram sebagai toko online. Jadi sangat disayangkan apabila Anda tidak mengetahui cara-cara dalam mengembangkan bisnis Anda lewat instagram.

Tapi tenang!

Kami akan membagikan tips-tipsnya dalam mengembangkan bisnis Anda melalui strategi instagram marketing yang telah banyak membantu mengembangkan bisnis-bisnis masyarakat Indonesia dan dunia.

  1. Beralih menjadi profil bisnis

Sebelum Anda mulai berpikir tentang rencana instagram marketing, pastikan Anda memiliki Akun Bisnis Instagram.

Cukup buka pengaturan Anda dan klik “Beralih ke Profil Bisnis” untuk memulai.

Ada beberapa manfaat yang jelas untuk memiliki profil bisnis:

  • Followers dapat mengklik tombol kontak Anda untuk menghubungi Anda langsung dari halaman Instagram Anda seperti yang mereka lakukan dari situs web Anda.
  • Profil bisnis memungkinkan Anda membuat dan menerbitkan iklan Instagram tanpa perlu menggunakan alat iklan Facebook.
  • Anda juga dapat mengakses alat analisis Instagram, yang disebut Wawasan, yang menyediakan statistik tentang tayangan dan jangkauan posting Anda.

Selanjutnya Anda harus mulai menggunakan fasilitas profil bisnis tersebut untuk melacak metrik dan memahami audiens Anda.

  1. Rangkul influencer untuk memasarkan produk

Cara kedua ini merupakan cara yang cukup efektif dalam mengedukasi calon konsumen di instagram. Kalau Anda ingin menjangkau pelanggan potensial di instagram, cara tercepat untuk melakukannya adalah melalui influencer yang telah punya puluhan ribu folllowers tetapi brand imagenya relevan dengan produk yang Anda tawarkan.

Sebelum Anda bekerja sama dengan seorang influencer, langkah pertama adalah mencoba dan mengidentifikasi beberapa influencer yang memiliki audiens yang relevan dengan produk atau layanan Anda. Jika Anda bermitra dengan influencer industri yang tepat , Anda bisa mengeluarkan merek Anda di depan para pengguna itu.

Jadi ketika ia membagikan sesuatu di feed instagram tentang produk Anda, maka orang yang menjadi audiens dari influencer tersebut mudah percaya dengan produknya karena orang yang mereka idolakan telah menggunakan produk tersebut.

Bermitra dengan influencer memberikan Anda keuntungan jangka pendek dan jangka panjang. Pada keuntungan jangka pendek penjualan Anda dapat meningkat dari biasanya, sementara keuntungan apabila Anda bekerja sama dalam jangka panjang ialah Anda membangun kesadaran merek (brand awareness) dengan audiens Anda. Merek produk akan dikaitkan dengan influencer tersebut dengan sendirinya.

  1. Tetapkan waktu posting promosi

Salah satu hal yang harus Anda lakukan berkaitan dengan waktu posting adalah memiliki waktu posting yang rutin tanpa mengganggu follower Anda dengan update yang berlebihan.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk memilih jadwal adalah dengan melakukan test di waktu yang berbeda dan lihat hasilnya. Mana postingan yang memiliki engagement (atau keterlibatan pelanggan – biasa dalam rupa likes dan komentar) paling tinggi. Setelah Anda melihat mana waktu yang paling tepat, masukkan waktu tersebut di content calendar atau kalender editorial Anda untuk menjadwalkan waktu posting Instagram Anda.

Anda dapat mengetahui kapan followers Anda paling aktif di Instagram Insights, jadi hari dan waktu terbaik Anda untuk memposting mungkin akan berbeda tergantung pada audiens spesifik Anda.

  1. Terapkan tema visual yang konsisten

Sebuah penelitian dari WebDam mengenai visual di social media menemukan bahwa 60% dari brand terkenal di Instagram menggunakan filter yang sama pada setiap post.

Dengan menggunakan filter yang sama di semua foto Anda, akun Instagram bisnis Anda akan memiliki sebuah style yang mudah dikenali oleh follower Anda. Karena salah satu objektif Anda dalam menggunakan Instagram adalah untuk mendapat likes dan komentar. Semakin mudah dikenali foto Anda, semakin besar kemungkinan followers Anda akan me-like dan meninggalkan komentar di foto Anda.

Untuk membantu Anda membuat visual yang konsisten, Anda bisa menggunakan aplikasi editing seperti VSCOcam dan Enhance. Kedua aplikasi ini menyediakan filter dan opsi editing yang bisa membantu Anda menemukan style yang sesuai dengan brand Anda.

  1. Membangun komunitas melalui hashtag

Hashtag pada Instagram dapat dikatakan hampir sama seperti hashtag pada media sosial lainnya, seperti pada Twitter. Fungsinya adalah untuk menjangkau audiens secara lebih luas. Melalui pencantuman hashtag, memungkinkan foto dan video yang Anda post akan dilihat oleh lebih banyak orang daripada jika Anda tidak menyertakan hashtag.

Anda dapat menciptakan komunitas melalui hashtag yang dapat Anda manfaatkan sebagai campaign di instagram atau kepentingan lainnya. Misalnya akun instagram milik Tech in Asia Indonesia menggunakan hashtag #startupindonesia untuk membangun komunitas melalui pengguna instagram. Sehingga para pengguna instagram yang memiliki ketertarikan pada bidang start up dapat membagikan pengalaman mereka di lingkungan komunitas tersebut.

  1. Ukur kinerja instagram anda

Agar dapat memastikan kalau akun bisnis instagram anda berkembang, maka hal yang perlu dilakukan ialah dengan melihat kinerja instagram anda. Ketika Anda memiliki hasil yang terukur, Anda akan tahu persis apa yang berhasil dan yang tidak.

Hal pertama yang bisa anda lakukan dengan melihat tingkat pertumbuhan followers. Ketika Anda mengawasi seperti apa tingkat pertumbuhan followers Anda, Anda dapat melihat bagaimana jenis konten posting Anda (atau frekuensi posting) dalam mempengaruhi pertumbuhan banyaknya followers.

Selanjutnya, ukur tingkat keterlibatan. Ini termasuk suka dan komentar. Anda ingin mengetahui persentase keterlibatan rata-rata dari total followers Anda serta tingkat keterlibatan rata-rata dari setiap posting untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang kinerja halaman Anda.

Terakhir, Anda perlu melacak tingkat klik URL Anda. Jika Anda belum memiliki tautan ke situs web Anda di bio Instagram, tambahkan satu segera. Lalu, ukur berapa banyak orang yang mengklik ke URL Anda.

Rata-rata CTR di Instagram adalah 0,94%, menurut Conversion XL . Semakin efektif teknik pemasaran Instagram Anda pada audiens Anda, semakin tinggi CTR Anda. Jika rendah, upayakan untuk meningkatkan pendekatan Anda.

Alat seperti Sprout Social  akan mengukur seberapa banyak klik yang diperoleh tautan Anda dibandingkan dengan tayangan dan keterlibatan.

 

 

  1. Pilih subjek yang ingin Anda tampilkan

Secara visual, Anda perlu menentukan konten apa yang ingin Anda jadikan fokus dari akun Anda. Tentunya, jika Anda menjual baju, foto-foto yang akan Anda upload di akun Instagram bisnis Anda adalah foto-foto baju. Jika Anda memiliki restoran, tentunya Anda akan mengupload gambar-gambar makanan dari restoran Anda.

Tapi, tentu saja sesekali Anda boleh mengupload gambar yang mungkin tidak terkait dengan bisnis Anda, tetapi bisa menjadi postingan menarik untuk follower Anda. Misalnya foto binatang peliharaan atau foto staff bisnis Anda untuk menjadikan profil Anda menjadi lebih personal.

Setelah anda selesai membaca sampai bawah, pahami kembali agar bisa dengan mudah anda praktekan kedepanya pada akun instagram bisnis anda.

Bagi anda yang ingin serius dan ingin mendalami lebih lanjut instagram marketing, anda bisa bergabung menjadi member di www.kelas.seomuda.id/kelas-instagram

Keuntungan menjadi member di kelas SEOMuda ialah anda mendapatkan akses penuh semua materi instagram marketing dan masuk grup support agar bisa bertanya-tanya langsung dengan mentor.

Jadi tunggu apalagi, segera daftarkan diri anda!

5 Trik Ini Akan Mengembangkan Brand Bisnis Anda di Instagram

5 Trik Ini Akan Mengembangkan Brand Bisnis Anda di Instagram

Sebagai sosial media, instagram mampu membantu bisnis anda dikenal lebih luas di masyarakat melalui branding.

Branding dalam prakteknya ialah persepsi dari orang lain dalam menilai bisnis anda. Dalam menentukan branding yang tepat anda mungkin harus bertanya lagi kepada diri anda: apa tujuan saya membangun bisnis ini?

Sebab dengan tujuan yang konsisten dari awal, maka branding yang akan kita pilih pun di sosial media mana pun tidak asal-asalan. Karena dengan branding yang konsisten dan sesuai dengan produk yang anda tawarkan, maka orang yang akan berinteraksi dengan akun bisnis instagram anda adalah target market yang sesuai.

Berikut adalah lima trik marketing di Instagram yang mudah diterapkan yang akan membantu Anda mengembangkan merek Anda.

  1. Lintas mempromosikan posting Instagram

Ingin dengan mudah menambahkan followers Instagram baru yang sudah mencintai merek Anda? Posting di seluruh profil media sosial Anda yang lain – Facebook, Twitter, LinkedIn , dll. – dan undang mereka untuk mengikuti profil Instagram Anda. Mereka sudah mengikuti Anda di media sosial, jadi mereka jelas tertarik dengan apa yang Anda tawarkan, jadi beri mereka cara lain untuk terhubung secara sosial ke produk Anda.

Tetapi jangan berharap bahwa posting Anda akan menjangkau semua orang yang terhubung dengan merek Anda di media sosial. Banyak orang menjauh dari platform media sosial tertentu dan beberapa tidak aktif di beberapa daripada di jaringan lain. Anda ingin followers Anda terhubung dengan sebanyak mungkin profil sosial Anda untuk meningkatkan jangkauan Anda per posting.

  1. Kenali audiens Anda

Untuk menjual produk dan terhubung dengan pelanggan, Anda harus tahu siapa audiens Anda, apa yang mereka butuhkan dan bagaimana bisnis Anda dapat membantu. Untuk memulai strategi halaman Explore Anda, pikirkan pertanyaan berikut:

  • Siapa target audence Anda?
  • Hal-hal apa saja yang menarik minat mereka?
  • Seperti apa akun Instagram mereka sendiri?
  • Siapa yang mereka ikuti/follow?

Pikirkan halaman Instagram Explore yang paling ingin Anda tampilkan. Hal seperti apa yang disukai orang –orang ini? Ide bagus adalah membuat persona untuk individu ini.

Begitu Anda mengetahui target audiens Anda, Anda dapat menemukan dan mengenal mereka lebih baik.

Untuk membuat perbedaan apakah konten Anda diabaikan atau dibagikan, Anda harus perhatikan sosial media Anda. Anda perlu memperhatikan audiens dan konten yang mereka sukai untuk menyesuaikan konten Anda dengan mereka.

Jika Anda sudah mengikuti akun yang relevan dengan industri dan target audiens Anda, halaman Explore Anda sendiri akan memberi insight tentang apa yang perlu Anda lakukan.

  1. Jangan spamming audiens Anda

Anda memposting cukup sering agar merek Anda tetap relevan, tetapi ketika Anda memposting terlalu sering sehingga Anda membanjiri followers Anda, mereka akhirnya berhenti mengikuti akun Anda karena mereka merasa terus-menerus berada di hadapan mereka.

Tidak ada formula posting ajaib yang akan bekerja untuk setiap merek. Anda perlu menguji dan melihat bagaimana audiens Anda merespons . Sebagai titik awal, saya sarankan memposting dua kali sehari, bergantian kali dalam sehari untuk mencari tahu kapan pertunangan tertinggi Anda terjadi. Kemudian mulailah bereksperimen dengan lebih banyak dan lebih sedikit posting per hari, sangat memperhatikan pertunangan.

Setelah Anda menemukan formula terbaik, pekerjaan itu tidak berhenti – karena jumlah followers Anda bertambah, Anda harus selalu bisa menyesuaikan.

  1. Buat pos interaksi dengan audiens

Tingkatkan peluang target audiens Anda untuk menemukan konten Anda dengan melakukan semua yang bisa dilakukan untuk meningkatkan interaksi. Semakin banyak like dan komentar yang dimiliki postingan Instagram Anda, semakin besar kemungkinannya untuk muncul di halaman explore target audiens Anda.

Saat Anda posting foto atau video, pikirkan bagaimana Anda bisa mendapatkan akun yang lebih besar dengan lebih banyak follower menyukai (like) atau memberi komentar.

Misalnya jika anda memiliki usaha brand desain interior, Anda berbagi foto ruangan tempat Anda bekerja, tag semua perusahaan dan produk yang Anda gunakan untuk menjangkaunya. Anda juga bisa tag akun Instagram majalah desain interior atau blogger lifestyle yang relevan.

Jika Anda berbagi Instagram Stories dari akun brand Anda, pastikan Anda tag lokasi dan juga akun lain yang relevan.

Beri tag lokasi untuk meningkatkan kemungkinan Stories Anda disertakan dalam Stories Lokasi Instagram (yang menyajikan Stories dari akun di wilayah geografis tertentu.) Ini membantu pengguna lokal melihat konten Anda dan terjadi interaksi atau keterlibatan dengan brand Anda.

  1. Instagram hashtag

Membuat tagar di instagram adalah cara yang bagus untuk membuat interaksi instan. Strategi yang sangat sederhana yang dapat digunakan adalah membuat tagar yang digunakan pelanggan untuk menandai foto mereka dengan produk yang baru saja mereka beli.

Misalnya, membuat tagar yang dapat dicari perusahaan Anda untuk dikirim ulang gambar-gambar pelanggan Anda dengan produk Anda akan menghasilkan dua hal:

Ini akan menyebabkan lebih banyak followers Anda menggunakan tagar dan memposting gambar mereka dengan produk Anda karena mereka ingin ditampilkan di halaman Anda

Setiap kali seseorang memposting menggunakan tagar Anda, mereka mengekspos semua followers mereka ke perusahaan dan produk Anda – iklan gratis!

Bagi anda yang ingin serius dan ingin mendalami lebih lanjut instagram marketing, anda bisa bergabung menjadi member di www.kelas.seomuda.id/kelas-instagram

Keuntungan menjadi member di kelas SEOMuda ialah anda mendapatkan akses penuh semua materi instagram marketing dan masuk grup support agar bisa bertanya-tanya langsung dengan mentor.

Jadi tunggu apalagi, segera daftarkan diri anda!

Perhatikan 6 Hal ini sebelum berjualan di Marketplace

Perhatikan 6 Hal ini sebelum berjualan di Marketplace

Di zaman digital ini, banyak orang yang berjualan melalui media online. Karena dinilai lebih efektif dan gratis, sehingga mendatangkan lebih banyak keuntungan. Tapi, tahukah anda ? bahwa saat anda berjualan di media online, anda harus memperhatikan poin poin penting supaya produk yang anda jual bisa laris manis dan tidak boncos alias rugi.

Marketplace merupakan salah satu media yang paling banyak diminati oleh penjual online saat ini. Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada, dan lain – lain adalah marketplace yang bisa anda jadikan tempat untuk berjualan.

Kehadiran marketplace selain menguntungkan anda sebagai penjual, juga menguntungkan bagi pembeli. Karena pembeli dapat dengan mudah belanja produk yang mereka inginkan, tanpa harus macet-macetan dan terkena panas seperti saat anda berbelanja di pasar tradisional. Dan juga, pembeli akan merasa aman dalam bertransaksi. Karena marketplace menjadi penengah dari penjual dan pembeli. Sehingga tidak ada unsur penipuan didalamnya.

Berikut adalah beberapa tips yang harus anda perhatikan sebelum memulai berjualan di Marketplace :

  1. PILIH MARKETPLACE YANG TEPAT

Sebisa mungkin Anda harus memilih Marketplace yang menurut Anda sesuai dengan produk yang Anda jual, contoh OLX, Marketplace ini adalah tempat dimana Anda bisa menjual produk Anda yang sudah tidak terpakai tetapi masih layak pakai. Sedangkan untuk penjualan retail, Anda dapat memilih untuk menggunakan Tokopedia, Lazada, Shopee atau Bukalapak. Karena setiap Marketplace memiliki cara pemasaran yang berbeda, dan pastikan Marketplace yang Anda ingin gunakan itu memiliki banyak peminat dan ramai dicari oleh pada pembeli.

Jangan sampai Anda hanya memilih tetapi tidak menggunakannya secara maksimal, karena setiap Marketplace memiliki kekuatan tersendiri.

  1. PILIH MARKETPLACE YANG SERING MEMBERI PROMO

Kenapa? Karena semakin sering Marketplace tersebut memberikan promo, maka secara tidak langsung akan menarik banyak konsumen untuk datang ke Marketplace tersebut. Anda dapat memilih Marketplace yang sering memberikan diskon, gratis ongkir, poin pembelian jika ada transaksi, cashback dan lain-lain.

Biasanya, para konsumen pasti akan mencari Marketplace yang dapat menguntungkan dirinya. Jadi, sebisa mungkin manfaatkan kesempatan ini. Dan kalaupun Marketplace tersebut mengadakan promo, dana yang masuk ke rekening Anda sebagai penjual pun akan tetap tanpa ada potongan apapun dari pihak Marketplace. Jadi Anda pun akan tetap untung walau Marketplace tersebut mengadakan promo.

  1. GUNAKAN FOTO PRODUK YANG MENARIK, JELAS, DAN ASLI

Banyak dari penjual yang mungkin masih menjadi dropshipper, akan menggunakan foto dari supplier. Sebenarnya ini bukan hal yang salah, tetapi sebisa mungkin sebelum Anda melakikan upload produk ke Marketplace. Cobalah melakukan sedikit editing untuk foto produk tersebut supaya terlihat menarik, Anda bisa meletakkan harga diskon di gambar atau keterangan ukuran di gambar supaya konsumen sedikit lebih terbantu dan tertarik saat melihat diskon yang Anda buat di produk Anda. Jangan sampai ketika konsumen masuk ke toko Anda, mereka langsung keluar dan mencari toko lain karena menurut mereka foto produk Anda kurang menarik.

Foto produk di Marketplace itu sangat penting, karena Marketplace kebanyakan lebih menonjolkan tampilan foto produk. Jadi buatlah foto produk Anda semenarik dan sejelas mungkin. Kalau bisa Anda minta juga ke supplier Anda untuk foto aslinya supaya Anda pun tidak kehilangan konsumen Anda.

  1. TENTUKAN HARGA YANG TERBAIK

Marketplace adalah wadah / perantara para penjual untuk melakukan transaksi. Menjual harga rendah pun bisa dilakukan di Marketplace, jadi jangan sampai Anda menjual harga terlalu tinggi di Marketplace jika kualitasnya sama seperti yang harganya dibawah harga produk Anda. Karena konsumen tidak akan melakukan pembelian ulang dan bahkan akan memberikan penilaian / feedback negatif terhadap toko Anda. Jadi berikan harga yang terbaik dengan kualitas produk yang terbaik pula, selain menguntungkan Anda. Juga akan memuaskan konsumen dengan produk yang Anda jual.

  1. BERIKAN RESPON YANG CEPAT DAN BAIK

Jika Anda ingin mendapatkan nilai positif dari konsumen, maka berikan mereka respon yang cepat dan baik. Karena biasanya konsumen akan lebih tertarik dengan penjual yang melakukan fast respons saat konsumen berdiskusi tentang produk yang Anda jual.

Jika Anda memberikan respon yang lambat, maka konsumen akan malas untuk meneruskan transaksi. Anda bisa dianggap tidak niat untuk berjualan karena terlalu lambat dalam respon konsumen, dan bisa saja konsumen langsung mencari toko lain yang lebih cepat responnya dibanding Anda. Jadi sebisa mungkin layani konsumen dengan cepat dan baik, supaya ada transaksi di toko Anda.

  1. KENALI PRODUK PESAING

Sekali lagi saya tegaskan,Marketplace adalah wadah / perantara para penjual untuk melakukan transaksi. Jadi Anda harus pintar-pintar dalam melakukan penjualan di Marketplace. Amati pesaing Anda, lihat bagaimana mereka upload produk baik dari foto, harga maupun deskripsi produk. Karena jika Anda tidak melihat hal tersebut, bisa saja produk pesaing lebih menarik menurut konsumen dibandingkan dengan produk Anda.

Misal Anda menjual produk Adidas, buat deskripsi, foto dan harga semenarik mungkin. Anda bisa mendapatkan foto dari official Adidas contohnya, dibanding Anda harus foto produk sendiri yang mungkin kurang menarik untuk konsumen. Tentunya, dengan mendapatkan izin dulu dari pihak yang terkait.

Sekian mengenai tips jualan di Marketplace, Jadikan Marketplace sebagai tempat yang dapat mengembangkan usaha Anda, jangan sampai Anda terlambat dalam mengelola Marketplace. Karena semakin lama Anda memulai, semakin banyak pesaing yang sudah berkumpul di Marketplace. Dan itu akan membuat anda semakin kesulitan berjual di Marketplace.

Semoga Bermanfaat.

× Hai, ada yang bisa kami bantu?