Panduan Lengkap Memulai Bisnis Dropship

Panduan Lengkap Memulai Bisnis Dropship

Dropshipping adalah model bisnis yang sangat populer bagi wirausahawan baru, terutama gen Z dan milenial. Sebab keterampilan pemasaran internet mereka jauh melebihi kapasitas keuanganya. Tidak perlu stok atau menangani barang-barang yang akan di jual.

Situs web ecommerce yang mengoperasikan model dropship membeli barang yang dijualnya dari supplier atau produsen pihak ketiga, yang kemudian memenuhi pesanan. Ini tidak hanya memotong biaya operasional, tetapi juga meluangkan waktu Kamu untuk memfokuskan semua upaya Kamu pada akuisisi pelanggan.

Jika kamu benar-benar ingin memulai bisnis dengan cara dropship, simak panduan lengkap berikut ini:

  1. Pilih target market

Target market yang Kamu pilih harus fokus pada laser dan sesuatu yang Kamu benar-benar tertarik. Rangkaian produk yang tidak fokus akan sulit dipasarkan. Jika Kamu tidak bersemangat tentang target market yang Kamu pilih, Kamu akan lebih cenderung menjadi berkecil hati, karena itu membutuhkan banyak pekerjaan untuk berhasil skala bisnis dropship.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih target market Kamu:

  • Mencari keuntungan yang menarik.  Ketika Kamu menjalankan model bisnis dropship, fokus Kamu adalah pemasaran dan akuisisi pelanggan, sehingga jumlah pekerjaan yang diperlukan untuk menjual barang seharga 50 ribu pada dasarnya sama dengan menjual barang seharga 300 ribu. Pilih target market dengan produk berharga lebih tinggi.
  • Biaya pengiriman rendah sangat penting.  Meskipun supplier atau produsen Kamu yang akan menangani pengiriman, tetapi kalau biayanya terlalu tinggi, itu akan menjadi penolak pelanggan. Temukan tidak memerlukan biaya pengiriman yang mahal, karena ini juga memberi Kamu opsi untuk menawarkan pengiriman gratis kepada pelanggan Kamu.
  • Pastikan produk Kamu menarik bagi pembeli. Ketika Kamu berfokus pada mengarahkan lalu lintas ke situs web Kamu, Kamu ingin mengalami tingkat konversi tertinggi yang mungkin karena sebagian besar pengunjung tidak akan pernah kembali. Produk yang Kamu jual harus memicu pembelian impulsif dan menarik bagi mereka yang memiliki kemampuan finansial untuk melakukan pembelian di tempat.
  1. Menentukan brand dan mengkampanyekan produk

Bagi Kamu yang baru memulai bisnis dropship ini dan target Kamu berskala kecil hingga menengah, maka Kamu sebaiknya fokus pada satu sektor bisnis saja. Mengapa? Karena brand awareness Kamu bagus atau bisa maksimal di mata pelanggan maupun calon customer Kamu.

Lalu, semakin banyak variasi produk yang Kamu jual, maka Kamu juga memiliki lebih banyak kompetitor bisnis. Hal ini tentunya bisa mempersulit Kamu dalam memenangkan persaingan bisnis dropship Kamu.

Lalu soal brand, Kamu sebaiknya memperhatikan ketahanan dan kualitas produk yang Kamu jual. Hal ini sangat penting jika Kamu ingin menghasilkan loyal-customer. Coba pikirkan apakah barang Kamu mampu bertahan dengan kondisi pengiriman jauh dan dengan transportasi seperti yang ditawarkan supplier. Selain itu, coba hindari menjual produk yang sifatnya sementara trennya.

Terakhir, coba hindari menjual produk yang sifatnya sensitif atau masih belum jelas secara regulasi hukumnya. Setiap negara, termasuk Indonesia pasti punya regulasi hukum terkait pengiriman barang dan lain-lain. Kamu harus mencari tahu terlebih dahulu mana yang aman dan yang tidak.

  1. Memilih supplier berkualitas untuk dropship

Meski dropship merupakan cara mudah memulai bisnis online, namun Kamu juga harus cermat untuk memilih supplier dropship yang berkualitas. Karena, kredibilitas  supplier dropship, juga akan mempengaruhi kredibilitas toko online Kamu.

Maka, hal ini sangat erat kaitannya dengan kepuasan pembeli Kamu. Berikut adalah beberapa indikator yang harus Kamu perhatikan untuk melihat apakah supplier dropship yang Kamu pilih memiliki kredibilitas yang baik.

Berikut pertanyaan dalam menilai dan memilah supplier berkualitas:

  • Apakah produk yang dijual beragam dan lengkap?
  • Apakah brand atau merek yang dijual memiliki kredibilitas yang baik
  • Bagaimana Kualitas Produk?
  • Bagaimana Suplier Mengirimkan Produk Kamu?
  • Bagaimana Kebijakan Suplier Dropship Terkait dengan retur?
  1. Tambahkan nilai jual yang unik

Jual dengan harga termurah, niscaya banyak pelanggan berdatangan. Kalimat itu terlanjur terpatri di ingatan banyak orang. Pebisnis dan konsumen juga.

Barangkali itu sebabnya harga adalah hal pertama yang dilihat. Calon konsumen selalu mencari harga terendah. Mau tak mau, pebisnis bersaing menawarkan harga yang ekonomis pula.

Namun, percayalah membanting harga tak selamanya membuat bisnis Kamu sukses. Dalam jangka panjang, praktik bisnis yang demikian hanya akan menyulitkan Kamu sendiri. Karena itu artinya, Kamu dipaksa menjaring pelanggan dalam jumlah semakin banyak.

 

Maka dari itu, Kamu perlu cerdas menambahkan nilai jual ke produk. Lewat nilai jual ini pulalah Kamu bisa membenarkan harga yang sedikit di atas rata-rata.

Dalam kasus bisnis dropship, memang agak sulit untuk menambahkan nilai jual atau unique selling point ke produk. Ya karena kembali lagi…apapun yang berkaitan dengan produk bukan urusan langsung Kamu.

Sebagai gantinya, alihkan nilai jual ke hal-hal yang berhubungan dengan pelanggan. Misalnya saja, pembeli service yang kamul, jaminan waktu pengiriman yang cepat, ongkos kirim yang kompetitif, beri poin dan reward, selipkan freebies dan tester produk, dan sebagainya.

  1. Membuat website untuk toko kamu

Website dapat menjadi kunci sukses bisnis online. Semua informasi penting soal bisnis, detil produk, konten promosi, dan foto bisa terhadir lengkap di website toko online. Lebih penting lagi, website bisa memaksimalkan brand awareness bisnis.

Syaratnya, desain website tidak boleh generik atau biasa-biasa saja. Kalau biasa saja mah, calon pelanggan gampang melupakan bisnis Kamu. Bahasa lainnya, upaya branding Kamu bisa jadi gagal.

Cara termudah membuat website apik adalah menyerahkannya pada ahli. Jasa pembuatan website seperti Niagaweb siap membantu Kamu wujudkan website bisnis yang keren.

Cara lainnya adalah menginstal template website gratisan dan bermain-main dengan visual. Asalkan Kamu bisa menampilkan foto atau video pendukung yang menarik, desain web takkan terlalu jadi soal. Minimal, calon pelanggan bisa mengingat konten video dan foto yang Kamu buat.

  1. Menangani pembeli

Dalam menangani pembeli, sebaiknya Kamu bersikap ramah namun tampak tegas. Bila perlu, Kamu telah membuat terlebih dahulu syarat dan ketentuan khusus bagi pembeli Kamu, mengimbau mereka untuk membaca terlebih dahulu rincian produk dan lain-lain.

Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi tingkat stress Kamu dalam melayani pembeli. Kamu juga bisa melakukan komunikasi yang lebih kuat untuk menutup transaksi. Misalnya, Kamu mengingatkan pembeli yang sudah tanya-tanya beberapa waktu lalu namun belum bertransaksi untuk segera bertransaksi dengan kalimat semacam, “Bagaimana, apa ingin memesan produk A?”.

Itulah panduan-panduan dalam memulai bisnis dropship. Sebagai jenis bisnis yang sedang booming dan mudah dilakukan, dropship banyak dilakukan oleh anak-anak muda ataupun ibu rumah tangga untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Agar kamu bisa memahami lebih lanjut materi dropship dan bisa langsung terjun dalam bisnis dropship, maka artikel ini saja tidak cukup. Kamu perlu menambah wawasan lebih banyak dan bertanya kepada yang sudah berpengalaman dalam bisnis dropship.

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan ialah dengan menjadi member di kelas online www.kelas.seomuda.id/dropshipper. Kamu akan mendapatkan materi yang dan kelebihan lainya kalau kamu join di kelas dropship seomuda ialah kamu bisa bertanya-tanya langsung dengan mentor lewat support group.

Kami tunggu kamu di member area!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hai, ada yang bisa kami bantu?